SEAK-SEAK PANGGARUNGAN, HUTAPEA PANGARIBUAN

SEAK-SEAK PANGGARUNGAN, HUTAPEA PANGARIBUAN

0 0

ASAL USUL ISTILAH : “SEAK-SEAK PANGGARUNGAN, HUTAPEA PANGARIBUAN”.
PARDUNDANG adalah nama PURAJA LAGUBOTI .Ia seorang pekerja keras , ulet dan sabar.Setelah usia dewasa ,Ia menikah dengan Putri Radja Pasaribu. Ia bekerja sebagai saudagar antar daerah. Setiap ada Pokkan di daerah Toba, Ia sudah memiliki lapak disana, sehingga orang-orang menyebutnya PARONAN NA GODANG. Berkat kerja kerasnya, Ia mendapat hasil yang baik sebab ia diberkati Tuhan. Dan PURAJA LAGUBOTI menjadi kaya,bahkan kian lama kian kaya,sehinga ia menjadi sangat kaya dan orang paling kaya di Toba. Semua tanah di kecamatan Laguboti adalah miliknya. sehingga orang menyebutnya (PURAJA LAGUBOTI )

Adapun istri PURAJA LAGUBOTI (boru Pasaribu) sudah lama tidak punya anak, Berkatalah (boru Pasaribu) kepada PURAJA LAGUBOTI:”Engkau tahu, Tuhan tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu, baiklah engkau menikah lagi , mungkin oleh dialah aku memperoleh seorang anak.supaya ada ahli waris kita ”.
Jawab Puraja Laguboti : “Aku setuju, kalau hal itu kau pandang baik.Tetapi engkau harus janji, jika kelak dia melahirkan anak , engkau harus anggap itu sebagai anak kandung mu sendiri”. Dan jika kelak engkau melahirkan anak, maka anak yang engkau lahirkan menjadi anak yang sulung”. Boru Pasaribu pun menyanggupinya.
lalu PURAJA LAGUBOTI menikahi dengan Putri Radja Sitorus,Lalu mengandunglah (boru Sitorus), lalu melahirkan seorang anak dan di beri nama HUTAPEA.
Setelah HUTAPEA lahir, boru Pasaribu menepati janjinya, mengasuh dan merawat Hutapea sebagai anak kandungnya sendiri.

Beberapa tahun kemudian, (boru Pasaribu) hamil, lalu melahirkan seorang anak dan di beri nama PANGARIBUAN. Boru Sitorus mengasuh dan merawat PANGARIBUAN dengan penuh kasih sayang seperti anaknya sendiri.
Setelah (boru Pasaribu) melahirkan seorang anak,PURAJALAGUBOTI pun menepati janjinya kepada (boru Pasaribu).Berkatalah Puraja Laguboti kepada ke dua istrinya : “Hai istriku, walaupun HUTAPEA lebih dulu lahir, tetapi PANGARIBUAN lah anak yang sulung. Karena PANGARIBUAN lahir dari istri pertama”. Lalu PURAJA LAGUBOTI mengucapkan umpasa sbb : “SEAK-SEAK PANGGARUNGAN, HUTAPEA PANGARIBUAN”.
Sejak hari itu hingga saat ini, HUTAPEA panggil hahadoli kepada PANGARIBUAN.

Leave A Reply

Your email address will not be published.